skip to main | skip to sidebar

Sunday, November 20, 2011

Kalimah Allah S.W.T pada Lubang Suara Neraka

0 comments
Masih ingat dengan cerita tentang penemuan suara seram yang dianggap sebagai suara siksaan neraka / alam kubur??

Dimana diceritakan pada suatu penggalian tambang di Siberia pada kedalaman 14 km lebih tanpa sengaja ditemukan suara-suara yang menyeramkan menyerupai suara siksaan jutaan manusia. Suara yang ditemukan itu telah membuat takut para pekerjanya. Temperatur pada tempat itu juga sangat panas, sekitar 2000 derajat fahrenheit. Dan pada malam harinya keluar semacam gas yang menyerupai kalelawar (orang Islam mungkin akan mengatakan itu tulisan ALLAH).

Terlepas itu fiksi atau fakta. Bagi yang sudah mendengar rekamannya atau belum. Kita ambil saja hikmahnya. Bahwa semua mungkin terjadi, bahwa mungkin saja Allah ingin menunjukkan bahwa itu memang ada.

Btw… Tapi kali ini yang dibahas bukan tentang rekaman suara itu lagi, tetapi adalah lokasi yang dikatakan sebagai tempat penemuan suara itu. Hmmm…. Ada apa???

Lokasi tersebut digambarkan pada sebuah lubang yang sangat besar dan dalam di suatu tempat di siberia. (terlepas benar tidaknya lokasi ini, akan tetap kita bahas tempat ini). Sebuah tempat yang disebut  “mirny diamond mine”. Ada apa dengan tempat tersebut?

Subhanallah..

Maha Besar Allah dengan segala ciptaanNya…








Keajaiban Air Tidak Bercampur

0 comments


Perairan Alaska

Sempadan laut di perairan Alaska menjadi perkara yang luar biasa kerana kedua-dua bahagian air tawar dan air masin bertembung mewujudkan seolah-olah ia tidak bercampur di tengah laut di teluk Alaska. Terdapat buih-buih yang terhasil dari pertembungan air itu.

Ini adalah satu contoh Halocline, yang disebabkan oleh kecerunan yang kukuh, dimana tahap kemasinan menegak dalam badan air. Walaubagaimanapun, beberapa orang telah mengulas bahawa Halocline adalah lebih daripada fenomena mendatar dan ini berorientasikan yang lebih menegak.


Apa yang anda lihat adalah hasil daripada glasier lebur yang terdiri daripada air tawar dan laut yang mempunyai peratusan garam yang lebih tinggi  menyebabkan kedua-dua badan-badan air mempunyai ketumpatan yang berbeza dan dengan itu membuatkannya lebih sukar untuk bercampur. Pada akhirnya ia akan bercampur dalam masa yang cukupi. Bagaimanapun, penggabungan lautan adalah salah satu peristiwa alam semula jadi yang sangat hebat.


Sungai Di Dalam Laut

0 comments


"Dan Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan) ; yang ini tawar lagi segar dan yang lain masin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi." (Q.S Al Furqan:53)

Jika Anda termasuk orang yang gemar menonton rancangan TV `Discovery ' pasti kenal Mr.Jacques Yves Costeau , ia seorang ahli oceanografer dan ahli selam terkemuka dari Perancis. Orang tua yang berambut putih ini sepanjang hidupnya menyelam ke perbagai dasar samudera di seantero dunia dan membuat filem dokumentari tentang keindahan alam dasar laut untuk ditonton di seluruh dunia.

Pada suatu hari ketika sedang melakukan eksplorasi di bawah laut, tiba-tiba ia menemui beberapa kumpulan mata air tawar-segar yang sangat sedap rasanya kerana tidak bercampur/tidak melebur dengan air laut yang masin di sekelilingnya, seolah-olah ada dinding atau membran yang membatasi keduanya.

Fenomena ganjil itu memeningkan Mr. Costeau dan mendorongnya untuk mencari penyebab terpisahnya air tawar dari air masin di tengah-tengah lautan. Ia mulai berfikir, jangan-jangan itu hanya halusinansi atau khalayan sewaktu menyelam. Waktu pun terus berlalu setelah kejadian tersebut, namun ia tak kunjung mendapatkan jawapan yang memuaskan tentang fenomena ganjil tersebut.

Sampai pada suatu hari ia bertemu dengan seorang profesor muslim, kemudian ia pun menceritakan fenomena ganjil itu. Profesor itu teringat pada ayat Al Quran tentang bertemunya dua lautan ( surat Ar-Rahman ayat 19-20) yang sering diidentikkan dengan Terusan Suez . Ayat itu berbunyi "Marajal bahraini yaltaqiyaan, bainahumaa barzakhun laa yabghiyaan.. ."Artinya: "Dia biarkan dua lautan bertemu, di antara keduanya ada batas yang tidak boleh ditembus." Kemudian dibacakan surat Al Furqan ayat 53 di atas.

Selain itu, dalam beberapa kitab tafsir, ayat tentang bertemunya dua lautan tapi tak bercampur airnya diertikan sebagai lokasi muara sungai, di mana terjadi pertemuan antara air tawar dari sungai dan air masin dari laut. Namun tafsir itu tidak menjelaskan ayat berikutnya dari surat Ar-Rahman ayat 22 yang berbunyi "Yakhruju minhuma lu ' lu`u wal marjaan" ertinya "Keluar dari keduanya mutiara dan marjan." Padahal di muara sungai tidak ditemukan mutiara.

Terpesonalah Mr. Costeau mendengar ayat-ayat Al Qur ' an itu, melebihi kekagumannya melihat keajaiban pemandangan yang pernah dilihatnya di lautan yang dalam. Al Qur ' an ini mustahil disusun oleh Muhammad yang hidup di abad ke tujuh, suatu zaman saat belum ada peralatan selam yang canggih untuk mencapai lokasi yang jauh terpencil di kedalaman samudera. Benar-benar suatu mukjizat, berita tentang fenomena ganjil 14 abad yang silam, akhirnya terbukti pada abad 20. Mr. Costeau pun berkata bahawa Al Qur ' an memang sesungguhnya kitab suci yang berisi firman Allah, yang seluruh kandungannya mutlak benar. Dengan seketika dia pun memeluk Islam.

Allahu Akbar...! Mr. Costeau mendapat hidayah melalui fenomena teknologi kelautan. Maha Benar Allah yang Maha Agung. Shadaqallahu Al `Azhim.Rasulullah s.a.w. bersabda: "Sesungguhnya hati manusia akan berkarat sebagaimana besi yang dikaratkan oleh air." Bila seorang bertanya, "Apakah caranya untuk menjadikan hati-hati ini bersih kembali?" Rasulullah s.a.w. bersabda, "Selalulah ingat mati dan membaca Al Quran."

Jika anda seorang penyelam, maka anda harus mengunjungi Cenote Angelita , Mexico . Disana ada sebuah gua. Jika anda menyelam sampai kedalaman 30 meter, airnya air segar (tawar), namun jika anda menyelam sampai kedalaman lebih dari 60 meter, airnya menjadi air asin, lalu anda dapat melihat sebuah "sungai" di dasarnya, lengkap dengan pohon dan daun daunan.










ShareThis

 

Kisah Kisah Islam Copyright © 2011 | Template created by O Pregador | Powered by Blogger